RPP IPA Model Pembelajaran SAVI

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

( RPP )

Nama Sekolah                       : SDN 6 SAKTI

Mata Pelajaran                      : IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam )

Materi                                     : Rangka Manusia

Kelas / Semester                    : IV / I

Jumlah Pertemuan                : 1 x Pertemuan ( 3 x 35 menit )

Hari / Tanggal                       :

 

Standar Kompetensi :

1.    Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya serta memeliharanya.

Kompetensi Dasar :

1.1   Mendeskripsikan hubungan antara struktur rangka tubuh manusia dengan fungsinya.

Indikator              :

  • Menjelaskan bagian-bagian rangka manusia.
  • Menyebutkan fungsi rangka bagi tubuh manusia.
  • Menyebutkan nama-nama tulang penyusun rangka.

Tujuan Pembelajaran :  1.    Melalui pengamatan siswa dapat menyebutkan dan mengelompokkan bagian-bagian rangka manusia.

2.   Melalui membaca siswa dapat menyebutkan fungsi rangka bagi tubuh manusia.

Melalui membaca siswa dapat menyebutkan nama-nama tulang penyusun rangka.

E. Materi Ajar / Pembelajaran :

Kerangka Manusia

Rangka tubuh manusia tersusun oleh bagian tubuh yang keras. Bagian tubuh manusia yang keras itu adalah tulang. Tulang itu saling bersambungan dan tersusun secara teratur membentuk rangka. Agar tulang yang satu dengan tulang yang lain saling bersambungan dan dapat digerakkan diperlukan satu penghubung. Penghubung antar tulang disebut sendi. Bagian tubuh yang dapat menggerakkan rangka adalah otot. Rangka manusia tertutup oleh otot dan kulit.

Kerangka manusia digolongkan menjadi tiga bagian yaitu:

  1. Rangka Kepala / Tengkorak

Tulang tengkorak berbentuk pipih, saling berhubungan, dan membentuk rongga. Tulang-tulang ini mengelilingi dan melindungi otak yang ada di dalamnya. Tulang tengkorak terdiri atas 22 tulang. Delapan tulang membentuk tengkorak bagian kepala/tempurung kepala dan 14 tulang tengkorak bagian muka/wajah. Tulang tempurung kepala tersusun dari tulang dahi (os.frontal), tulang kepala belakang (os.oksipital), tulang ubun-ubun ( os.parietal), tulang baji (os.sphenoid), tulang tapis (os.ethmoid), dan tulang pelipis (os. temporal).

Di bagian bawah tempurung kepala terdapat rongga khusus yang disebut foramen magnum yang menjadi tempat masuk dan keluarnya pembuluh saraf serta darah yang kemudian menuju ke sumsum tulang belakang.

tengkorak yandar ydl

Tulang muka terdapat pada bagian depan kepala. Tulang-tulang muka membentuk rongga mata untuk melindungi mata, membentuk rongga hidung serta langit-langit, dan memberi bentuk wajah. Tulang muka terdiri atas dua tulang rahang atas ( maksila), dua tulang rahang bawah ( mandibula), dua tulang pipi ( zigomatik), dua tulang air mata ( lakrimal), dua tulang hidung ( nasal), dua tulang langit-langit ( palatum), dan satu tulang pangkal lidah (hioid).

  1. Rangka Badan

Tulang pembentuk badan terdiri atas ruas-ruas tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang bahu, dan tulang gelang pinggul/ panggul.

  • Tulang belakang berada di bagian tengah tubuh yang berfungsi untuk menopang seluruh tubuh, dan tempat pelekatan tulang rusuk.

kerangka punggung

Perhatikan gambar 3.10. Setiap segmen atau ruas tulang belakang dapat bergerak sedikit. Tulang belakang berbentuk tulang pendek dan berjumlah 33 ruas yang terdiri atas:

a) Tujuh ruas tulang leher (vertebra servikalis),

b) Dua belas ruas tulang punggung (vertebra dorsalis),

c) Lima ruas tulang pinggang (vertebra lumbalis),

d) Lima ruas tulang kelangkang (vertebra sakralis),

e) Empat ruas tulang ekor (coxigeus).

kerangkan tengah

Struktur dan ruas tulang belakang bervariasi karena secara khusus masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda.

2)         Tulang dada merupakan tempat melekatnya tulang rusuk bagian depan.

Tulang dada terdiri atas 3 bagian, yaitu bagian hulu dada (manubrium sterni), bagian dada (corpus sterni), dan bagian taju pedang (prosesus xyphoideus).

3)         Tulang rusuk ( iga), terdiri atas tiga jenis tulang, yaitu tujuh pasang tulang rusuk sejati, tiga pasang tulang rusuk palsu, dan dua pasang tulang rusuk melayang.

4)         Tulang gelang bahu, terdiri atas dua tulang belikat dan dua tulang selangka. Tulang belikat melekat pada tulang rusuk. Tulang belikat berbentuk segitiga pipih dan memiliki tonjolan yang menyerupai paruh burung gagak, disebut prosesus korakoid. Sedangkan tulang selangka melekat pada tulang dada.

5)         Tulang gelang panggul, terdiri atas dua tulang pinggul, dua tulang duduk, dan dua tulang kemaluan. Ketiga tulang tersebut berkaitan erat sehingga membentuk suatu lingkaran yang berlubang.

  1. Rangka Anggota Gerak

Tulang anggota gerak pada manusia terdiri atas tungkai depan/tulang anggota gerak atas yang bersambungan dengan gelang bahu tungkai dan tulang anggota gerak bawah yang bersambungan dengan gelang pinggul.

1) Tulang anggota gerak bagian atas Tulang anggota gerak bagian atas terdiri atas gelang bahu, dua tulang lengan atas, dua tulang pengumpil, dua tulang hasta, enam belas tulang pergelangan tangan, sepuluh tulang telapak tangan, dan 28 tulang jari tangan. Tulang hasta dan tulang pengumpil merupakan tulang lengan bawah. Tulang hasta letaknya searah dengan sisi kelingking, sedangkan tulang pengumpil letaknya searah dengan ibu jari. Tulang pengumpil dapat digerakkan di atas tulang hasta (memutar).

kerangka gerak

2) Tulang anggota gerak bagian bawah Tulang anggota gerak bagian bawah terdiri atas gelang panggul, dua tulang paha, dua tulang tempurung lutut, dua tulang kering, dua tulang betis, empat belas tulang pergelangan kaki, sepuluh tulang telapak kaki, dan 28 tulang jari kaki. Kaki atau tungkai memiliki fungsi utama untuk menopang berat tubuh dan mengatur gerak tubuh ketika berjalan.

kerangka gerakbawah

Fungsi kerangka tubuh manusia antara lain:

  1. Rangka menguatkan dan menegakkan tubuh.
  2. Rangka menentukan bentuk tubuh.
  3. Rangka merupakan tempat melekatnya otot.
  4. Rangka melindungi bagian tubuh yang penting.

 

Model Pembelajaran : SAVI

Kegiatan / Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran :

  1. Kegiatan Pendahuluan :
  • Mengucapkan salam
  • Mengecek kehadiran siswa (absen)
  • Menyiapkan siswa belajar secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran agar siswa mempunyai minat belajar tinggi dan tidak takut dalam menerima pelajaran

Apersepsi         :

  • Guru mengawali pelajaran dengan cara mengajak siswa bernyanyi yang berhubungan dengan anggota gerak manusia, seperti lagu “Kepala, pundak, lutut dan kaki” dan menggali pengetahuan awal siswa tentang rangka manusia dengan guru melakukan permainan boneka kertas.
  • Guru mengajukan pertanyan yang berkaitan dengan rangka manusia seperti : Mengapa boneka kertas A dapat berdiri tegak, sedangkan boneka kertas B tidak dapat berdiri tegak?
  • Setelah melakukan apersepsi kemudian guru menyampaikan tujuan dan materi pelajaran yang akan dipelajari.
  1. Kegiatan Inti :

Eksplorasi

  • Guru memfasilitasi siswa dengan media gambar rangka manusia, dan media menggunakan LCD serta video rangka manusia.
  • Guru meminta siswa mengamati dan menunjukkan bagian-bagian rangka tubuh manusia pada gambar.
  • Guru membentuk siswa menjadi beberapa kelompok,
  • Guru memfasilitasi siswa dengan LKS yang berisi beberapa permasalahan yang harus dipecahkan tentang rangka manusia.

 

Elaborasi

  • Siswa mendiskusikan LKS yang diberikan guru dengan anggota kelompoknya untuk berpikir, menganalisis dan menyelesaikan masalah tanpa rasa takut.
  • Guru mendampingi siswa dalam mengerjakan LKS
  • Setelah mendiskusikan jawaban LKS, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok.
  • Siswa yang lain mengamati hasil yang disampaikan temannya.

Konfirmasi

  • Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk memberikan tanggapan atas pernyataan temannya.
  • Guru menanggapi dan memberikan penguatan terhadap hasil kerja siswa.
  • Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan materi yang belum dimengerti.
  • Guru memberikan konfirmasi terhadap materi rangka manusia.
  1. Kegiatan Akhir :
  • Guru merangkum materi yang telah diberikan.
  • Guru melakukan penilaian/evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan.
  • Guru memberikan tindak lanjut berupa PR.

 

Penilaian / Evaluasi Hasil Belajar

  • Penilaian Proses

Dalam penilain proses yang dinilai adalah kemampuan siswa yang berkaitan dengan somatik, auditori, visual dan intelektual dalam proses pembelajaran (lembar terlampir)

  • Penilaian Hasil Belajar

Aspek yang dinilai

  1. Teknik : Tes tertulis dan Tes lisan
  2. Bentuk Instrumen : Objektif dan Uraian

Sumber Belajar dan Media

  • Buku SAINS kelas IV
  • Gambar rangka Manusia
  • Boneka Kertas
  • LCD dan Proyektor

 

 

Mengetahui                                            Nusa Penida

Kepala Sekolah                                      Guru Kelas

…………………….                                     …………………………..

Advertisements

About YANDAR YDL

https://yandarydl.wordpress.com Seorang blogger yang suka menulis, belajar, dan berbagi tentang pendidikan dan tutorial design grafis.

Posted on March 19, 2016, in Model Pembelajaran and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Ada pertanyaan atau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: